Cerita Agus, Difabel Berusia 50 Tahun Peraih Medali Emas

Jakarta – Siapa bilang orang yang tidak tergolong muda tidak dapat berprestasi lagi ? Hal tersebut tidak berlaku bagi sosok Agus Sutanto atlet difabel tenis meja Indonesia.

Ditemui redaksi detikHealth di kawasan Gelora Bung Karno pada 3 Juli 2018, ia mengemukakan bahwa dirinya telah mengoleksi total 6 medali emas dari 3 event olahraga difabel yang telah diikuti.

“Pada tahun 2012 di Pekan Paralyimpic Nasional Riau saya mendapatkan 2 emas, setelah itu dipanggil oleh pelatnas dan mendapatkan 3 emas di Para Games Myanmar 2013, terakhir pada Asian Para Games 2018 di Incheon Korea Selatan mendapatkan 1 emas,” tutur pria berusia 50 tahun ini pada redaksi detikHealth saat ditemui di Indonesia Para Games 2018 di kawasan Senayan, Selasa (3/7/2018).

Semenjak bergabung dengan Komite Paralympic Nasional pada 2012, Agus Sutanto mulai mendapatkan motivasinya untuk dapat berprestasi di bidang olahraga tenis meja.

“Karena bertemu dengan Komite Paralympic Nasional saya merasa hidup lagi, saya melihat di YouTube bagaimana cara teman-teman bermain dan akhirnya diajak untuk bergabung,” ujarnya lagi.

Sosok Agus Susanto, difabel yang akan berlaga di Asian Para Games 2018 pada cabang olahraga tenis meja. Foto: Christantio Utama/detikHealth

Selain itu dia juga mengatakan kalau keluarga juga sangat membantu dirinya dalam menemukan semangat hidupnya setelah terjadi kecelakaan tahun 2006 yang mengakibatkan kakinya tidak dapat berjalan secara normal kembali.

“Dukungan paling terasa adalah orang-orang terdekat adalah keluarga saya, istri dan anak-anak. Mereka memotivasi saya untuk tidak diam saja di rumah dan mendorong untuk bisa beraktivitas lagi walaupun memiliki keterbatasan,” kata Agus.

Saat ini Agus Susanto tengah menyiapkan persiapan dalam menghadapi Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta bulan Oktober 2018 nanti.

(ask/fds)

Comments
Loading...