Perlukah Larangan Bercinta Saat Piala Dunia? Panama vs Inggris Jawabannya

Jakarta – Pelatih timnas Panama, Hernan Dario Gomez, melarang para pemainnya berhubungan seks selama Piala Dunia 2018. Bakal membantu meningkatkan performa saat bertanding melawan Inggris?

Larangan tersebut diungkap oleh bek Panama, Harold Cummings, yang menyebut para pemain di timnya diharuskan mengikuti sejumlah larangan. Menurutnya, kebijakan itu diterapkan sebagai bentuk pengorbanan untuk memenangkan pertandingan.

“Tidak berhubungan seks adalah salah satunya,” kata Cummings, dikutip dari The Sun.

Ada anggapan, berhubungan seks adalah aktivitas kardiovaskular yang akan menguras stamina seorang pemain. Namun menurut seorang pakar seks, Lauren Streicher, seks hanya akan berpengaruh negatif jika dibarengi dengan minum alkohol, atau menyebabkan kurang tidur.

“Jadi pada dasarnya, bagi pemain, jangan minum alkohol sebelumnya, dan jangan melakukannya sepanjang malam,” katanya, dikutip dari usatoday.

Ilmuwan di California, Prof Todd Astorino membuktikan dalam sebuah penelitian, bahwa bercinta sebelum pertandingan tidak memberikan banyak pengaruh pada performa fisik. Tidak ada perbedaan signifikan pada intake oksigen, denyut jantung, maupun tekanan darah. Sejumlah penelitian lain menyebut, bercinta hanya membakar 25 kalori.

Pendapat senada juga disampaikan oleh Vera Ribeiro, pasangan bintang Portugal, Rui Patricio. Ribiero yang juga seorang terapis psiologi seksual, dalam salah satu bukunya menyebut seks dalam situasi semacam itu justru bisa meredakan stres.

“Tidak ada hal positif datang dari abstinens (tidak berhubungan seks),” sebutnya.

Lalu bisakah larangan bercinta menyelamatkan Panama dari kekalahan atas Inggris malam ini? Kita tunggu saja hasil akhirnya.

Simak juga video Mengapa Ratu Elizabeth Menggunakan Sarung Tangan?

(up/up)

Comments
Loading...