Risiko Kerusakan Otak Saat Pemain Bola Cetak Gol Lewat Sundulan Kepala

Jakarta – Ketika pemain sepakbola seperti Harry Kane atau Dele Alli mencetak gol dengan menyundul bola memang terlihat keren bagi pendukungnya. Tapi siapa sangka, akibat dari sundulan bola itu bisa mempengaruhi fungsi otak dari pemain sepakbola itu.

Para peneliti dari University of Delaware melakukan penelitian terhadap 20 pemain sepakbola yang berumur rata-rata 22 tahun. Mereka menguji kemampuannya untuk berjalan lurus dengan mata tertutup.

Dikutip dari DailyMail, pada salah satu sesi tes, para pemain menggunakan sebuah alat yang bisa membuat mereka merasa seakan-akan jatuh ke samping, dan para peneliti melihat bagaimana mereka memperbaiki keseimbangannya.


Hasilnya, pemain yang lebih sering melakukan sundulan bola kurang mampu memperbaiki keseimbangannya selama tes. Para peneliti menyimpulkan ini adalah kerusakan otak akibat dari header.

“Akibat sundulan bola pada otak berkaitan dengan masalah kemampuan berpikir dan mengingat. Juga bisa terjadi perubahan struktur dari ‘white matter’ otak,” jelas John Keka, kepala penelitian.

Heading alias teknik menyundul bola memang praktik yang biasa digunakan dalam olahraga sepak bola. Para pemain sepak bola juga harus memiliki keseimbangan yang baik untuk bermain olahraga ini. Sayangnya, heading juga menjadi hal yang merusak keseimbangan para pemainnya.

Cedera kepala yang disebabkan oleh menyundul bola ini bisa berujung pada penyakit Alzheimer’s (pikun) pada kemudian hari. Selain risiko jangka panjang, para peneliti juga berpendapat kalau kegiatan ini juga memiliki efek negatif jangka pendek.

(up/up)

Comments
Loading...