Tumor Mata karena Kebiasaan Main Ponsel di Tempat Gelap?

Jakarta – Informasi soal bahaya main ponsel sambil tiduran seringkali mampir, mulai dari pesan berisi bahaya-bahaya yang ‘mengancam’ hingga foto-foto mengerikan yang sengaja disebarkan di media sosial. Nah kali ini, salah satu informasi yang beredar tersebut coba untuk diluruskan oleh salah satu dokter mata di Jakarta.

Melalui akun Twitternya, Ferdiriva Hamzah, MD, dari Jakarta Eye Center mencoba menjawab pesan dari salah satu pengikutnya.

“Ini hoax bukan dok??” tulis @DyraXXX sembari menyertakan foto-foto yang tersebar di media sosial.

“Apa lagi ini? Gara-gara liat HP juga? Hoax lah. Sekilas mirip ocular surface squamous neoplasia. Tumor mata yang bukan disebabkan karena kelamaan liat gadget,” jawab dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut.

Meski begitu, sebaiknya menggunakan handphone sebaiknya tidak di tempat gelap ya. The New England Journal of Medicine pernah menjelaskan bermain handphone di tempat gelap bisa menyebabkan transient smartphone ‘blindness’. Hal ini pernah dilaporkan oleh dua orang wanita berusia 22 dan 40 tahun.

Dr Gordon Plant dari Moorfield’s Eye Hospital di London itu menceritakan kedua wanita tersebut mengalami kebutaan sementara akibat memainkan handphone di tempat gelap dan menutup satu matanya dengan bantal.

“Jadi kamu memiliki satu mata yang beradaptasi dengan cahaya karena melihat telepon genggam dan mata yang lain menyesuaikan dengan kegelapan,” kata Dr Plant. Alhasil, masing-masing wanita itu melaporkan mata yang mereka gunakan untuk melihat layar handphone itu mengalami kebutaan sementara.

Meski begitu, Dr Plant mengatakan kebutaan sementara tersebut tidak berbahaya, dan mudah dihindari, jika orang-orang menggunakan kedua mata mereka ketika sedang bermain handphone di kegelapan, seperti dikutip dari NPR.

Lagi pula enggak baik juga kan, matamu bisa lelah dan enggak nyaman jika terus-terusan memandangi layar handphone. Yuk cari aktivitas lain dibanding harus berkutat pada handphone terus.

Tumor karena main hp di kegelapan? Foto: Nadia Permatasari/detikcom

(ask/up)


Comments
Loading...