Gaza Luncurkan Layang-layang Api, Israel Balas dengan Pesawat Jet

TEMPO.CO, Jakarta -Militer Israel mengatakan telah menyerang sejumlah titik di Gaza setelah demonstran Palestina mencoba meluncurkan layang-layang api ke Israel.

Dilaporkan Associated Press, 22 Juni 2018, pesawat tempur Israel pada Kamis 21 Juni, menyerang infrastruktur di Gaza. Serangan ini dilancarkan setelah warga Palestina berusaha meluncurkan layang-layang yang membawa bom molotov ke Israel.

Baca: Suka Kemewahan, Istri PM Israel Diduga Terlibat Penipuan

Israel berupaya memadamkan kebakaran yang disebabkan oleh layang-layang dan balon yang dipasang dengan bom molotov atau kain yang terbakar yang diluncurkan dari Gaza. Dilaporkan layang-layang ini telah membakar hutan, tanaman dan membunuh satwa liar serta hewan ternak.Namun tidak ada laporan korban jiwa akibat layang-layang ini.

Traktor Israel memadamkan api dari oleh layang-layang yang dipasang bom Molotov dan diluncurkan oleh demonstran Palestina dari Gaza, di perbatasan Israel-Gaza, Rabu, 20 Juni 2018.[AP Photo/Tsafrir Abayov]

Pihak militer mengatakan pihaknya hanya menyerang wilayah Palestina yang menjadi lokasi peluncuran layang-layang infrastruktur. Namun beberapa politisi Israel menyerukan tanggapan yang lebih keras atas serangan layang-layang dari Gaza.

Dikutip dari Hareetz, sekitar 15 kebakaran terjadi di wilayah Israel di dekat perbatasan Gaza Kamis 19 Juni, dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di Hutan Be’eri dan permukiman Kissufim, Nahal Oz, Ein Hashlosha dan Urim.

Baca: Bekas Menteri Israel Disebut Jadi Mata-mata Iran, Teheran Bilang?

Menteri Keamanan Umum, Gilad Erdan, mengatakan orang-orang yang meluncurkan layang-layang pembakaran dari Gaza harus ditembak tanpa memandang usia mereka

“Mereka teroris dan bahaya yang mereka ciptakan harus dicegah,” kata Erdan.

Layang-layang ini merupakan buatan tangan. Terdiri dari tiga potongan kayu yang bersilangan, diikat di bagian tengah dengan sepotong kawat, membentuk bingkai heksagonal, yang ditutupi selembar plastik. Selain layang-layang, demonstran Gaza juga menerbangkan balon ke Israel. Balon dibuat dari kondom lateks dan lateks yang dipompa.

Baca: Ibunda Razan Najjar: Putri Saya Sengaja Ditembak Sniper Israel

Balon bertuliskan “I Love You” yang dipasang dengan peledak terbang dari Gaza ke kawasan Israel, 15 Juni 2018.[Israel Police via Times of Israel]

Dilaporkan oleh Times of Israel, tulisan I Love You ditulis di salah satu balon yang dilekatkan dengan sebuah bahan peledak kecil dan mendarat di jalan raya di Israel selatan minggu lalu. Balon ini sempat menghambat lalu lintas sampai polisi menjinakkan peledak.

Meskipun tidak ada korban luka akibat kebakaran yang disebabkan layang-layang, Israel mengalami kerusakan tanah pertanian sebesar US$ 2,5 juta atau Rp 35 miliar, menurut pemerintah Israel, seperti dilansir Aljazeer. Israel sendiri telah menggunakan drone untuk mencegat layang-layang, namun warga Palestina bisa menjatuhkan drone Israel.

Baca: Detik-detik Tewasnya Razan Najjar oleh Peluru Tentara Israel

Untuk merespon serangan layang-layang ini militer Israel melepaskan tembakan peringatan dari udara dan menghancurkan properti milik peluncur layang-layang. Demonstran Palestina rupanya menemukan langkah baru yang efektif untuk memprotes pendudukan Israel selama demonstrasi yang menewaskan 125 warga Palestina di sepanjang perbatasan Gaza sejak 30 Maret.

Comments
Loading...