Geger Patukan King Cobra dan Rizky yang Diyakini Mati Suri





Palangka Raya
Kasus Dewa Rizky Achmad (19) warga Palangka Raya yang dipatuk king cobra peliharaannya bikin geger. Rizky dinyatakan meninggal usai dirawat di rumah sakit, namun keluarga meyakini dia masih hidup.

Rizky adalah seorang pecinta reptil di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dia memelihara sejumlah ular termasuk sanca dan king cobra.

King cobra yang dipelihara Rizky didapatkannya saat terjadi banjir di wilayah Danau Rangas awal Mei lalu. Ular warna kuning keemasan itu panjangnya sekitar 3 meter.



Pada Minggu (8/7) Rizky membawa king cobranya ke car free day (CFD) Bundaran Besar Palangkaraya. Nahas, tangan kanannya dipatuk ular ini. Dia pun dilarikan ke UGD RSUD Doris Sylvanus.

Rizky mendapat perawatan. Namun sayang, Senin (9/7) sekitar pukul 08.30 WIB dia dinyatakan meninggal dunia. Informasi tersebut disampaikan oleh Koordinator lapangan Emergency Respons Palangka Raya (ERP) Tommy (33).

Tommy kemudian berkoordinasi ke BKSDA Kalteng agar ular tersebut dievakuasi ke habitat aslinya. Usai Rizky dipatuk, keluarga membawa ular itu kembali ke rumah dan ditempatkan di dalam boks.

Menurut Tommy, Rizky pernah memberi wasiat ke keluarganya. Dia ingin agar ular itu dilepas ke alam liar jika terjadi apa-apa terhadap dirinya.

“Sebelum meninggal kalau ada apa-apa terjadi sama dia, king cobra ini dilepas jauh-jauh. Permintaan almarhum minta keluarganya menyaksikan pelepasan liarnya ke habitatnya,” ujar Tommy saat dihubungi detikcom.

Pihak BKSDA Kalteng pun bergerak ke rumah duka. Namun mereka gagal mengevakuasi king cobra itu. Keluarga meyakini Rizky hanya mati suri dan keberadaan king cobra itu diperlukan agar Rizky sadar.

“Ada kepercayaan jenazahnya kata keluarga masih mengeluarkan keringat. Keterangan keluarga korban dan orang pintar, masih mengeluarkan keringat. Kita nggak bisa memaksakan,” kata Kasubbag TU BKSDA Provinsi Kalteng, Handi Nasoka, saat dihubungi detikcom, Senin (9/7/2018).

Pernyataan pihak keluarga, Rizky mengalami mati suri. Menurut mereka kepala hingga dada Rizky masih terasa mengeluarkan hawa panas, namun perut ke bawah sudah dingin. Mereka meyakini keberadaan ular itu bisa menolong Rizky untuk bangkit dari mati suri.

“Kita nggak tahu, Wallahualam apa bisa hidup apa nggak, tapi keyakinan mereka seperti itu. Ularnya harus ada di situ juga kata orang pintarnya. Tadi pemandi jenazahnya ustaznya juga pada balik. Ya sudah kita orang lagi berduka begitu juga nggak bisa maksa,” ujarnya.

Pagi ini rencananya BKSDA Kalteng akan kembali ke rumah duka. Mereka akan mengevakuasi king cobra tersebut untuk dilepaskan ke alam liar jauh dari habitat manusia.

(hri/ams)



Comments
Loading...