Say No to Pilpres hingga Minta Restu Prabowo





Jakarta
Anies Baswedan berpeluang maju Pilpres 2019. Setelah sempat menolak maju, kini diam-diam Anies meminta restu Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Anies termasuk laris-manis menjelang masa pendaftaran Pilpres pada 4 Agustus mendatang. Anies yang belum setahun menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta berpeluang menjadi capres maupun cawapres di 2019. Dirinya sempat disebut-sebut menjadi capres alternatif selain Joko Widodo atau Prabowo, namun ia menolak.

“No, no, no, no. Kan sekarang sudah ada calonnya. Ada Pak Jokowi, ada Pak Prabowo. Sudah selesai. Saya ngurusin Jakarta,” ujar Anies seusai acara Gerindra di Lapangan Arcici, Rawasari, Jakarta Pusat, Minggu (11/3).


Dalam beberapa kesempatan, Anies sempat menghadiri acara internal Gerindra hingga pencapresan Prabowo di Bukit Hambalang. Ia juga digosipkan menjadi cawapres Jokowi. Hingga saat itu, ia menegaskan masih mengurus Jakarta.

“Saya ngurusi Jakarta. Serius, saya ngurusi Jakarta,” kata Anies ketika ditanya soal opsi menjadi cawapres Jokowi di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (26/4).

Perlahan sikap Anies mulai sedikit berubah dari pernyataan yang ia lontarkan terkait Pilpres. Dalam sepekan terakhir, Anies tampak menunjukkan gestur politik. Beberapa kali Anies terlihat beraktivitas bersama Wapres Jusuf Kalla. Kemesraan keduanya seperti menjadi sinyal JK memberikan dukungan untuk Anies di Pilpres.

Sementara beberapa bulan lalu Anies tak mau banyak menggubris, dia kini lebih banyak bicara soal pilpres. Anies bahkan mengaku kaget dirinya diusulkan Demokrat untuk berduet dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Saya juga kaget. Kemarin itu sampai empat nama, empat muncul. Tapi gini deh. Saya jangan komentar dulu sekarang. Menurut saya, itu adalah wilayah pimpinan partai, saya bagian bekerja dulu di Jakarta dan kita lihat nanti perkembangannya seperti apa,” kata Anies memberi sinyal soal ada peluang perkembangan lain.

Anies pun perlahan mulai ‘bermanuver’ politik dengan menemui Ketua MPR sekaligus Ketum PAN Zulkifli Hasan dengan alasan membicarakan soal reklamasi. Namun Zulkifli dalam akun Instagramnya menyebut salah satu isi pembicaraan terkait Pilpres.

Mantan Timses Jokowi-JK di Pilpres 2014 juga sempat berbincang akrab dengan mantan Gubernur Jabar yang juga elite PKS Ahmad Heryawan (Aher). Perbincangan akrab keduanya di tengah spekulasi duet Anies-Aher.

Dalam kesempatan lainnya, Anies mulai buka-bukaan soal Pilpres. Ia kini menunggu takdir dari Allah SWT.

“Banyak tadi segala macam suara tapi saya tidak ada komentar apa-apa, semua orang boleh mendoakan apa saja, biarkan Allah SWT menjalankan takdirnya. Saya sedang menjalankan tugas di Jakarta, lalu ketika berbicara tentang pilpres itu wilayahnya ketua partai politik, jadi mereka yang menentukan, mereka yang membicarakan dan kita tunggu aja seperti apa,” urainya.

Tidak lama setelah itu, Waketum Gerindra Ferry Juliantono mengungkapkan Anies diam-diam sudah bertemu Prabowo. Pertemuan itu disebut membahas Pilpres.

“Pak Anies Baswedan, beliau menemui Pak Prabowo untuk mendapatkan kebijaksanaan apakah diperkenankan maju mengikuti kontestasi di Pilpres,” kata Ferry kepada wartawan setelah mengisi diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7).

Lantas, kapan Anies benar-benar memastikan langkah ke Pilpres?

(dkp/dkp)



Comments
Loading...